apa apa yang ada hanyalah coretan merah dua garis pertanda apa lagi
kalau bukan salah total. Padahal kesalahan hanya pada permasalahan
penulisan figure yang mestinya bukan fig.4 melainkan fig.5. Mungkin
pak guru sepertinya akan bilang seperti ini kepadaku: "Tulisanmu
membuatku lelah saja, sia sia aku mengecek tulisanmu jika nulis figure
aja tidak bisa. Betulkan dulu dengan sempurna baru menghadap aku lagi".
Yang kuperlukan adalah coretan berupa tulisan pak, bukan garis ata
tanda yang tidak aku mengerti. Kalau maen coret, Rado pun bisa.


0 comments:
Post a Comment