Mengapa demikian? Inilah alasannya:
1. Debu di mana-mana. Pembangunan yang tidak kunjung berhenti, jalan yang berlubang dan perbaikan yang tidak ada kata selesai, truk angkutan tanah yang kalau lewat langsung jadi gelap, pokoknya masih banyak lagi lainnya. Badan sehat tapi kalau paru-paru sakit, lantas bersepeda menjadi tidak bermakna.
2. Selalu deg degan. Jalan sempit, ramai, sesak dan awut awutan sering kali ditemui dan hal ini sangat tidak nyaman untuk bersepeda karena selalu dalam keadaan was was takut ditabrak. Otot sehat tapi kalau jantung ambrol, lantas bersepeda fungsinya apa?
Sent from my iPhone

0 comments:
Post a Comment